"Sejak Pakai BaperHR, Karyawan Kami Berhenti Mengajukan Cuti"

Kami senang membagikan cerita dari salah satu pelanggan setia kami, PT Sejahtera Kapan-Kapan, yang mengalami transformasi budaya kerja setelah mengadopsi BaperHR.
Sebelum BaperHR
“Dulu meja saya penuh pengajuan cuti,” kenang Ibu HRD mereka. “Setiap hari ada saja yang ingin istirahat. Sulit sekali membedakan mana yang benar-benar butuh dan mana yang hanya ingin menikmati hidup.”
Sesudah BaperHR
“Sekarang berbeda,” lanjutnya. “Sejak alur pengajuan cuti kami sesuaikan dengan rekomendasi default BaperHR, jumlah pengajuan turun drastis. Karyawan tampaknya lebih memilih untuk tidak mengajukan sama sekali.”
Ketika kami tanya apakah karyawan masih mengambil hari libur, beliau berpikir sejenak. “Mereka mengambil hari libur dalam hati. Itu lebih hemat anggaran.”
Dampak terukur
- Pengajuan cuti turun 94 persen.
- Rata-rata waktu persetujuan kini tidak relevan, karena tidak ada yang mengajukan.
- Tingkat senyum di kantor stabil di angka yang beliau sebut “aman”.
Penutup
Kisah PT Sejahtera Kapan-Kapan menunjukkan bahwa teknologi yang tepat tidak selalu menyelesaikan masalah. Kadang ia hanya memindahkannya ke tempat yang tidak terlihat di dashboard, dan bagi kami, itu sudah cukup.
Tertarik dengan BaperHR?
Jadwalkan demo gratis bersama tim sales kami. Responsif, ramah, dan selalu siap membalas.